Keriput tampak jelas di wajah Salekan, langkahnya pun tak lagi secepat dulu. Namun semangat pria 64 tahun asal Kabupaten Rembang itu masih sama seperti saat pertama kali mengenakan seragam Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) empat dekade lalu.
Di usia yang tergolong lansia itu, Salekan masih aktif membantu menjaga keamanan desa. Pengabdian selama 40 tahun itu akhirnya mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah , Ahmad Luthfi yang diserahkan Bupati Rembang, H. Harno, seusai Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), di halaman Kantor Bupati Rembang Rabu (20/5/2026).
Bagi Salekan, penghargaan tersebut bukan sekadar piagam dan tali asih uang tunai Rp3 juta yang diterimanya. Lebih dari itu, penghargaan menjadi tanda bahwa pengabdian panjangnya selama ini sangat berarti bagi masyarakat.
Salekan mengaku sudah menjadi anggota Satlinmas sejak masih muda, bahkan sebelum menikah. Sejak itu pula ia terbiasa berjaga membantu pengamanan Ketika ada kegiatan atau hajat warga, hingga ikut menjaga ketertiban saat ada kegiatan desa.
Selama puluhan tahun bertugas, tidak ada gaji tetap yang diterimanya. Namun ia tak pernah mempermasalahkan hal tersebut.
“Mboten wonten gaji, nggeh alhamdulillah kadang nak wonten hajat, kita tugas ada aja,” katanya dalam bahasa Jawa.
Salekan sehari-hari bekerja sebagai petani dan merawat sapi miliknya sendiri. Di sela aktivitasnya itu, ia tetap menyempatkan diri menjalankan tugas sebagai Satlinmas ketika dibutuhkan masyarakat.
Ia bahkan pernah berniat pensiun karena merasa usianya sudah tidak muda lagi. Apalagi kini banyak generasi muda yang dinilai lebih kuat dan sigap. Namun pemerintah desa dan warga masih berharap dirinya tetap membantu bertugas.
“Yang muda-muda banyak, saya juga pernah ingin pensiun, tapi masih pada pengen saya bertugas,” ujarnya sambil tersenyum.
Kesetiaan Salekan menjadi gambaran nyata pengabdian tanpa pamrih di tengah masyarakat. Saat sebagian orang mengejar pekerjaan dengan penghasilan besar, ia justru bertahan selama 40 tahun menjalankan tugas yang nyaris tanpa imbalan tetap.
Usai menerima penghargaan di halaman Kantor Bupati Rembang, Salekan pulang bersama anaknya dengan wajah sumringah. Di tangannya tergenggam piagam penghargaan dan buku tabungan bantuan senilai Rp3 juta lengkap dengan kartu ATM.
Meski sederhana, hari itu menjadi momen berharga bagi seorang Satlinmas tua yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menjaga keamanan desa.
Selain Salekan, ada dua Satlinmas yang juga mendapatkan penghargaan. Mereka adalah Pasir (63 tahun) Satlinmas Desa Gunem Kecamatan Gunem dan Muhammad Sakdun (63 tahun) Satlinmas Desa Pamotan Kecamatan Pamotan ,keduanya sudah mengabdi selama 37 tahun. (Mif/RD/Kominfo)
