Rembang City Run 5K 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum untuk membangun budaya hidup sehat, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat positif di tengah masyarakat. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati Alun-alun Rembang untuk mengikuti kegiatan yang digelar Himpunan Keluarga Rembang (HKR) Jabodetabek bersama Pemerintah Kabupaten Rembang dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang, Minggu (26/7).
Kegiatan yang diikuti lebih dari 3.700 peserta tersebut mengambil start dan finis di Alun-alun Rembang. Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, Rembang City Run juga memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.
Bupati Rembang, Harno, mengatakan olahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat karena kesehatan merupakan modal utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan produktif. Menurutnya, semangat yang dibangun melalui kegiatan lari bersama sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan semangat masyarakat untuk gemar berolahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Harno.
Ia menyampaikan, peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang menjadi momentum untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat.
Menurut Harno, semangat para peserta yang terus berlari hingga garis finis menjadi simbol tekad untuk terus bergerak membawa Kabupaten Rembang semakin maju dan sejahtera.
“Semangat yang kita bangun dalam kegiatan ini hendaknya menjadi simbol tekad kita untuk terus melangkah bersama menuju Rembang yang semakin maju dan sejahtera,” imbuhnya.
Harno juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mendukung berbagai program pembangunan daerah. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang, yakni “Ketahanan Pangan Tangguh, SDM Unggul, Infrastruktur Andal untuk Rembang Sejahtera.”
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rembang kembali menggaungkan tagline “Rembang Jujur, Rakyat Makmur” sebagai bagian dari komitmen membangun budaya integritas di Kabupaten Rembang. Tagline tersebut terus disosialisasikan dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan sebagai ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, memperkuat akuntabilitas, serta bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, mengatakan tagline “Rembang Jujur, Rakyat Makmur” merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus mengajak masyarakat menjadikan kejujuran sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh integritas aparatur serta partisipasi masyarakat dalam membangun budaya yang menjunjung tinggi kejujuran dan menolak praktik korupsi.
“Korupsi tidak bisa diberantas hanya dengan penindakan. Yang tidak kalah penting adalah membangun budaya antikorupsi di masyarakat. Karena itu, nilai-nilai integritas harus terus ditanamkan dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Fahrudin.
Ia menambahkan, budaya integritas harus dibangun secara konsisten agar tumbuh menjadi kebiasaan bersama. Ketika masyarakat menjunjung tinggi kejujuran, pembangunan akan berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.
“Budaya itu adalah kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus. Ketika masyarakat menjunjung tinggi kejujuran dan menolak korupsi, maka pembangunan akan berjalan lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” katanya.
Fahrudin menegaskan Pemerintah Kabupaten Rembang akan terus menggaungkan semangat “Rembang Jujur, Rakyat Makmur” melalui berbagai kegiatan sebagai bagian dari penguatan budaya integritas.
“Melalui berbagai kegiatan, termasuk Rembang City Run, kami terus menggaungkan semangat ‘Rembang Jujur, Rakyat Makmur’. Harapannya, tagline ini tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi gerakan bersama yang tumbuh dalam budaya masyarakat dan menjadi fondasi menuju Rembang yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum HKR Jabodetabek, Dr. H. Maryono, mengatakan Rembang City Run 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedua yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten Rembang kepada HKR Jabodetabek sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi warga Rembang di perantauan untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Ini merupakan event tahun kedua yang dipercayakan Pemerintah Kabupaten Rembang kepada HKR Jabodetabek untuk menyelenggarakan Rembang City Run dalam rangka Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang. Kepercayaan ini menjadi kehormatan sekaligus amanah bagi kami,” ujar Maryono.
Ia menilai penyelenggaraan Rembang City Run bukan hanya menghadirkan ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum membangkitkan kesadaran warga Rembang di perantauan untuk ikut berkontribusi membangun kampung halaman.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan kampanye Pemerintah Kabupaten Rembang melalui tagline “Rembang Jujur, Rakyat Makmur”, yang mengajak seluruh elemen masyarakat membangun daerah dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas.
“Momentum ini membangkitkan kesadaran keluarga besar HKR yang berada di luar Rembang untuk ikut memikirkan dan membangun daerah. Kami ingin ikut berkontribusi agar Rembang semakin maju dengan semangat ‘Rembang Jujur, Rakyat Makmur’,” katanya.
Maryono menambahkan, Kabupaten Rembang memiliki identitas kuat sebagai kota bersejarah dan kota santri. Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga sebagai modal membangun daerah yang maju, berintegritas, dan sejahtera.
“Rembang dikenal sebagai kota sejarah dan kota santri. Ke depan kami berharap Rembang semakin dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi kejujuran, masyarakatnya semakin makmur, serta terus berkembang menjadi daerah yang maju. Momentum Hari Jadi ke-285 ini menjadi semangat bersama untuk mewujudkan cita-cita tersebut,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti Rembang City Run tahun ini. Lebih dari 3.700 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut, meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Lebih dari 3.700 peserta ikut berpartisipasi. Ini menjadi motivasi bagi HKR Jabodetabek untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Rembang menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan Kabupaten Rembang,” pungkasnya. (re/rd/kominfo)
