Pemerintah Kabupaten Rembang

Bupati Rembang Letakkan Batu Pertama Jembatan Garuda di Dusun Kandangsapi Sekarsari, Perkuat Akses Rembang–Pati

Bupati Rembang, Harno, bersama Dandim 0720 Rembang, Winner Fradana Dieng, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Dusun Kandangsapi, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Selasa (31/3/2026) sore, sebagai langkah strategis untuk memperkuat akses Rembang–Pati.

Jembatan ini akan menghubungkan wilayah Rembang dengan Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, sehingga diharapkan memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Di lokasi tersebut sebelumnya telah berdiri jembatan penghubung. Namun, jembatan itu tercatat sudah dua kali mengalami kerusakan, bahkan sempat hanyut terbawa banjir.

Kondisi tersebut menghambat mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

Bupati Harno menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat bersama TNI dalam pembangunan jembatan gantung tersebut.

“Melalui Pak Dandim, Rembang mendapat tiga jembatan gantung, Alhamdulillah. Dua di Sekarsari dan satu di Kasreman Rembang,” ujarnya.

Selain pembangunan oleh TNI, Pemerintah Kabupaten Rembang juga berkomitmen melanjutkan pembangunan jembatan lainnya di wilayah Sekarsari.

“Jembatan Klampok masuk, karena itu akses utama. Insyaallah di Kecamatan Sumber ada empat jembatan, dua dibangun oleh TNI dan dua lainnya oleh Pemkab. Perencanaan sudah ada, dua bulan lagi insyaallah bisa dimulai pembangunannya,” tambahnya.

Dandim 0720 Rembang, Winner Fradana Dieng, menegaskan pembangunan jembatan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami menyadari jembatan ini merupakan urat nadi ekonomi dan pendidikan warga. Karena ini dikerjakan oleh TNI, semangatnya adalah kemanunggalan, gotong royong bersama masyarakat, serta merawatnya bersama,” tuturnya.

Salah satu warga Desa Sekarsari , Lisa mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut.

“Terima kasih Pak Prabowo. Semoga jembatan merah putih segera terselesaikan, karena jembatan ini sudah dua kali hanyut diterjang bambu saat banjir besar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jembatan Garuda Merah Putih juga telah selesai dibangun pada awal Maret 2026 di Dusun Semen, Desa Sekarsari dan kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. (Mif/RD/Kominfo)

Exit mobile version