Pemerintah Kabupaten Rembang

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi dan Menteri PANRB Rini Widyantini Direncanakan Hadir, Pemkab Rembang Matangkan Peringatan Hari Kartini 2026

Pemerintah Kabupaten Rembang mematangkan rangkaian peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dengan skala lebih luas. Dalam agenda tersebut, Arifatul Choiri Fauzi selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Rini Widyantini selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) direncanakan hadir pada puncak kegiatan.

Rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat tersebut digelar secara luring dan daring di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Kamis (9/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan pelaksanaan peringatan yang tahun ini dirancang lebih luas dibandingkan sebelumnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini selama ini merupakan agenda rutin tahunan. Namun, pada tahun 2026 pelaksanaannya meningkat menjadi kegiatan berskala nasional karena melibatkan kementerian.

“Persiapan Hari Kartini ini memang sudah menjadi agenda rutin tahunan. Namun kali ini skalanya lebih luas karena sudah melibatkan kementerian, sehingga menjadi agenda nasional. Kami mohon dukungan dari semua pihak agar pelaksanaannya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh kebutuhan teknis dapat dipersiapkan secara optimal, termasuk kepastian jadwal kegiatan dan penanganan tamu undangan.

“Penyesuaian terus kami lakukan, termasuk menjalin komunikasi dengan kementerian mulai hari ini, bahkan bisa saja besok kami kembali berkoordinasi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo, menjelaskan bahwa kehadiran pejabat pemerintah pusat tersebut diharapkan mampu memperkuat gaung peringatan Hari Kartini di Kabupaten Rembang.

“Direncanakan beliau hadir pada tanggal 20 dan 21 April, bersama tamu dari berbagai daerah, termasuk perempuan kepala daerah dan istri pejabat kementerian,” jelas Prapto.

Rangkaian kegiatan peringatan telah dimulai sejak Februari melalui tahapan sosialisasi. Memasuki pertengahan April, berbagai agenda akan digelar, di antaranya lomba inovasi suara dan aksi perempuan pelopor, senam bersama, kerja bakti, serta pasar tani dan bazar UMKM yang dipusatkan di Taman Rekreasi Pantai Kartini.

Pada 17 April akan dilaksanakan kegiatan senam dan kerja bakti, serta pasar tani mulai pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, pada 18 April digelar final lomba suara aksi dan perempuan pelopor di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati.

Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 20 April, yang diawali dengan inspiring talkshow menghadirkan tokoh nasional sebagai keynote speaker mulai pukul 08.00 WIB. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove di Desa Pasarbanggi serta gala dinner bersama tamu undangan.

Sementara itu, pada 21 April akan dilaksanakan upacara peringatan Hari Kartini di halaman Pendopo Museum Kartini. Rangkaian kegiatan lainnya meliputi pembukaan pelatihan digital marketing bagi perempuan disabilitas, pameran produk UMKM, pemeriksaan kesehatan, kirab pataka, hingga ziarah ke makam Raden Ajeng Kartini di Kecamatan Bulu.

“Kirab pataka dilaksanakan di Pendopo Museum Kartini. Dari Pendopo Museum Kartini nanti akan diarah sampai dengan makam pahlawan nasional Kartini di Bulu. Ya. Ini penanggung jawabnya adalah Permadani. Kemudian, setelah itu nanti akan dilaksanakan ziarah,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Rembang berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai sektor. (re/rd/kominfo)

Exit mobile version