Pemerintah Kabupaten Rembang mendorong peningkatan kapasitas pelaku pariwisata melalui pengembangan event berskala nasional guna mengangkat potensi seni dan budaya daerah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo, saat membacakan sambutan Bupati Rembang dalam kegiatan “Peningkatan Kapasitas Membangun Potensi Seni dan Budaya melalui Event Nasional” yang digelar di salah satu hotel di jalur Pantura, Rabu (22/4).
Prapto menyebut bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kapasitas para pelaku pariwisata di daerah agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.
“Kita menyadari bahwa sektor pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu menghadirkan event yang berkualitas, kreatif, berkelanjutan, dan memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan, khususnya wisatawan nusantara,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Rembang memiliki kekayaan seni dan budaya yang sangat beragam dan potensial untuk dikembangkan. Mulai dari tradisi lokal, kesenian rakyat, hingga kuliner khas dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.
“Namun, potensi tersebut perlu dikemas secara profesional melalui penyelenggaraan event yang terencana dengan baik, memiliki nilai jual, serta mampu bersaing di tingkat nasional,” lanjutnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah, diharapkan muncul berbagai ide kreatif serta inovasi baru dari para pelaku event di Rembang. Selain itu, peningkatan kompetensi juga menjadi kunci agar event yang digelar tidak hanya menarik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata.
“Dengan kolaborasi ini, kami berharap akan lahir ide-ide kreatif, inovasi baru, serta peningkatan kompetensi para pelaku event di Rembang. Dengan demikian, event-event yang diselenggarakan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pihaknya juga menekankan pentingnya prinsip keberlanjutan dalam setiap penyelenggaraan event, termasuk menjaga nilai-nilai budaya serta melibatkan masyarakat lokal sebagai pelaku utama.
Pemerintah Kabupaten Rembang berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum untuk memperkuat sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan event yang berkualitas dan berdaya saing. (re/rd/kominfo)
