Pemerintah Kabupaten Rembang terus mendorong pengembangan energi terbarukan berbasis potensi lokal. Salah satunya melalui pemanfaatan biogas dari kotoran sapi yang diterapkan di Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem, hingga mengantarkan desa tersebut meraih penghargaan terbaik ketiga Desa Mandiri Energi dalam ajang Java Energy Transition Award (JETA) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pada puncak peringatan Hari Bumi Tahun 2026 yang digelar Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah di Bale Agung Horison Resort Tlogo, Kabupaten Semarang, Rabu (13/5/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang, Isti Choma Wati, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian Desa Sendangasri. Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya sebatas mengikuti kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan energi ramah lingkungan.
“Penggunaan biogas terbukti sebagai solusi yang aman, andal, dan ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” imbuhnya.
Isti menjelaskan, dalam ajang tersebut Dinbudpar Rembang ditunjuk sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan pendampingan terhadap desa peserta.
Ia juga menyampaikan bahwa awalnya terdapat dua desa yang dipersiapkan mengikuti ajang tingkat provinsi tersebut, yakni Desa Sendangasri dan Desa Punjulharjo. Namun pada akhirnya Desa Sendangasri yang mengikuti seluruh tahapan penilaian.
“Sebetulnya ada dua desa yang rencananya ikut event ini, Sendangasri dan Punjulharjo. Tapi akhirnya cuma Sendangasri yang berpartisipasi.”
Lebih lanjut, Isti menyebut proses penilaian telah dilakukan sejak Januari 2026. Desa Sendangasri berhasil masuk tujuh besar terbaik berdasarkan penilaian proposal sebelum dilanjutkan verifikasi lapangan.
“Setelah lolos 7 besar penilaian proposal, selanjutnya penilaian kondisi faktual desa energi di Sendangasri. Tim penilai gabungan dari Pemprov Jateng dan akademisi melihat langsung proses pemanfaatan kotoran sapi menjadi energi biogas untuk rumah tangga di Sendangasri,” terangnya.
Atas capaian tersebut, Desa Sendangasri direncanakan memperoleh hibah dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2027 disertai program peningkatan kapasitas.
Selain Kabupaten Rembang, Kabupaten Brebes meraih peringkat kedua dalam ajang tersebut. Sementara penghargaan terbaik pertama diraih Kabupaten Boyolali dengan inovasi serupa berupa pemanfaatan kotoran sapi menjadi energi biogas.(Mif/rd/Kominfo)
