Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia olahraga. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab memastikan dukungan pendanaan untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rembang tetap terjaga demi menunjang prestasi atlet di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Rembang, Harno, saat melepas kontingen Kabupaten Rembang di Pendapa Museum RA Kartini, Senin (19/10/2026).
Harno menegaskan, efisiensi anggaran tidak menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk mengurangi dukungan terhadap pembinaan olahraga. Bahkan, menurutnya, terdapat tambahan anggaran untuk mendukung KONI beserta cabang olahraga (cabor) yang dibina.
“Walaupun posisinya efisiensi, tapi KONI tidak terefisiensi. Bahkan ada tambahan-tambahan. Ini bukti mendukung KONI untuk semua cabor-cabornya,” ungkap Harno.
Dengan dukungan tersebut, Harno berharap para atlet dapat memanfaatkan kesempatan di Porprov 2026 untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia juga sependapat bahwa olahraga dan atlet merupakan investasi yang penting bagi masa depan daerah.
Meski demikian, Harno mengingatkan bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang perlu menjadi perhatian. Menurutnya, semangat berjuang, doa, dan sikap pantang menyerah harus menjadi bekal utama para atlet selama bertanding.
“Masalah hasil nanti. Yang penting berdoa, berjuang semaksimal mungkin, jangan mudah menyerah,” pesannya.
Ketua KONI Rembang, Suswantoro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkab Rembang beserta pihak-pihak terkait atas dukungan yang diberikan kepada dunia olahraga, khususnya untuk persiapan menghadapi Porprov Jawa Tengah XVII 2026.
Ia menyebut dukungan dari Bupati dan DPRD memungkinkan KONI Rembang memperoleh tambahan pendanaan untuk mendukung persiapan kontingen.
“Alhamdulillah Pak Bupati, DPRD, mendukung kita, sehingga mendapat suntikan dana. Meskipun efisiensi, dari pengajuan kita Rp2 miliar lebih di-ACC Rp1,4 miliar,” ujar Suswantoro.
Bermodal dukungan tersebut, KONI Rembang menargetkan perbaikan peringkat dibandingkan pelaksanaan Porprov sebelumnya. Pada Porprov empat tahun lalu, Kabupaten Rembang menempati posisi ke-30 dari total 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Untuk memotivasi seluruh atlet dan ofisial, KONI Rembang mengusung semboyan “Wani Mangkat Kudu Merubah Peringkat.” Semboyan tersebut menjadi tekad bersama untuk berangkat bertanding dengan keberanian sekaligus membawa pulang hasil yang lebih baik.
Porprov Jawa Tengah XVII 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Kota Salatiga.
Dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, sekitar 59 atlet Kabupaten Rembang akan bersaing dengan kontingen dari daerah lain pada 13 cabang olahraga. (Mif/rd/Kominfo)
