Pemerintah Kabupaten Rembang

Pemkab Rembang Hadirkan Integrasi Layanan Dasar di Desa, Kesehatan Paling Diminati

 

Pemerintah Kabupaten Rembang menghadirkan berbagai pelayanan dasar secara langsung di desa melalui kegiatan Integrasi Layanan Dasar Prioritas. Kali ini, pelayanan digelar di Balai Desa Kunir, Kecamatan Sulang, Selasa (27/10/2026), dengan layanan kesehatan menjadi salah satu yang paling diminati masyarakat.

Warga memanfaatkan beragam layanan yang tersedia, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, administrasi kependudukan, layanan sosial dan pendidikan, ketenagakerjaan, hingga fasilitasi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengatakan, kegiatan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan dasar tanpa harus datang ke pusat pelayanan.

“Terobosan ini untuk meningkatkan layanan. Yang biasanya masyarakat harus datang ke sentra-sentra pelayanan, ini kami yang datang ke desa untuk menjemput bola dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan,” ujarnya.

Menurut Hanies, layanan kesehatan menjadi salah satu yang paling banyak diminati warga. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat juga mendapat kesempatan berkonsultasi dengan dokter spesialis melalui program pelayanan kesehatan keliling Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Ada layanan kesehatan, mulai dari kependudukan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, UMKM, sampai ketenagakerjaan. Tapi yang paling antusias ini sepertinya kesehatan. Ini juga beriringan dengan program pemerintah pusat soal cek kesehatan gratis dan program Pemprov, yaitu dokter spesialis keliling,” jelasnya.

Hanies menyebutkan, layanan dokter spesialis yang tersedia di Desa Kunir mencakup tiga bidang. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

Pemkab Rembang berencana melanjutkan kegiatan Integrasi Layanan Dasar Prioritas di Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, pada Kamis (29/10/2026). Pelayanan di lokasi tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat dari desa-desa sekitarnya.

“Ini terus akan kita lakukan dalam tahun ini, terutama di desa-desa yang menjadi lokus penanganan prioritas. Harapannya, masyarakat yang membutuhkan bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan,” tambah Hanies

Salah seorang warga Desa Kunir, Konifah, mengaku terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis di balai desa. Menurutnya, layanan tersebut memudahkan warga yang membutuhkan pemeriksaan tanpa harus menempuh perjalanan ke puskesmas yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumahnya.

“Pemerintah seperti mendekatkan layanan di sini semua. Tambah baik. Bisa mendekatkan pelayanan, yang sakit bisa menjadi lebih dekat lagi,” ujarnya.

Konifah menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan gratis di desanya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan agar semakin banyak warga merasakan manfaatnya.

“Terima kasih sudah menghadirkan pelayanan kesehatan gratis di sini. Semoga ke depannya bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Selain sektor kesehatan, kegiatan ini juga mencakup fasilitasi penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), informasi dan akses program ketenagakerjaan, serta pelayanan administrasi kependudukan dengan pendekatan jemput bola.

Dukungan bagi pelaku UMKM turut disediakan, termasuk fasilitasi kebutuhan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lanjut usia.

Melalui integrasi berbagai layanan tersebut, Pemkab Rembang berharap masyarakat dapat mengakses pelayanan dasar secara lebih dekat dan mudah. Pelayanan langsung di desa ini juga diharapkan membantu menjangkau warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. (re/rd/kominfo)

Exit mobile version