Pemerintah Kabupaten Rembang

Pemkab Rembang Perkuat Budaya Peduli Lingkungan, 32 Sekolah Raih Penghargaan Adiwiyata 2026

Pemerintah Kabupaten Rembang terus mendorong penguatan budaya peduli lingkungan di lingkungan satuan pendidikan. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui Program Adiwiyata yang mendorong sekolah membangun kebiasaan menjaga kebersihan, mengelola lingkungan, serta melibatkan seluruh warga sekolah dalam pelestarian lingkungan.

Komitmen tersebut ditandai dengan pemberian penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Tahun 2026 kepada 32 sekolah di Kabupaten Rembang. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Rembang H. Harno didampingi Wakil Bupati Rembang H.M. Hanies Cholil Barro’ seusai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Rembang, Senin (18/8/2026).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap sekolah yang menunjukkan komitmen dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, capaian sebagai sekolah Adiwiyata bukan merupakan tujuan akhir. Sekolah penerima penghargaan diharapkan terus menjalankan berbagai kegiatan lingkungan dan menjadikannya sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Intinya mereka benar-benar menjaga lingkungan dan kebersihan, termasuk pengelolaan sampah dan pepohonan. Yang terpenting, ke depannya mereka wajib terus melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ika menjelaskan, proses penilaian Adiwiyata Tingkat Kabupaten telah dilakukan sejak 2025. Tahapan tersebut diawali dengan perencanaan dan survei untuk mengidentifikasi sekolah yang memenuhi kriteria serta memiliki kesiapan dalam melaksanakan program Adiwiyata.

“Kita melakukan perencanaan dan survei untuk melihat sekolah-sekolah mana yang sudah masuk kriteria dan siap melaksanakan program Adiwiyata,” imbuhnya.

Dorong Kepedulian Lingkungan Sejak Sekolah

Salah satu sekolah penerima penghargaan, Madrasah Aliyah Mualimin Mualimat Rembang, menerapkan budaya peduli lingkungan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga madrasah.

Kepala MA Mualimin Mualimat Rembang, Muhammad Arif Sugeng Purwanto, mengatakan kegiatan tersebut antara lain berupa kerja bakti, penanaman pohon, serta pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan madrasah.

“Kami melakukan kegiatan bersih-bersih bersama dan penanaman pohon bersama di lingkungan madrasah. Tantangannya adalah banyaknya sampah plastik karena masih banyak jajanan dengan kemasan plastik,” katanya.

Menurutnya, pembiasaan tersebut terus dilakukan agar kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya muncul ketika ada penilaian, tetapi menjadi bagian dari karakter dan perilaku sehari-hari siswa.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah dalam mengurangi sampah, menjaga kebersihan, serta merawat lingkungan secara bersama-sama.

32 Sekolah Penerima Penghargaan

Adapun 32 sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata Tingkat Kabupaten Rembang Tahun 2026 terdiri atas:

1. SDN 1 Tahunan, Kecamatan Sale
2. SDN 3 Sale, Kecamatan Sale
3. SDN 3 Pasedan, Kecamatan Bulu
4. SDN 3 Soditan, Kecamatan Lasem
5. SDN 2 Sumbergirang, Kecamatan Lasem
6. SDN 2 Jolotundo, Kecamatan Lasem
7. SDN Sendangasri, Kecamatan Lasem
8. SDN 2 Gedongmulyo, Kecamatan Lasem
9. SDN Babagan, Kecamatan Lasem
10. SDN Wiroto, Kecamatan Kaliori
11. SDN Tawangrejo, Kecamatan Sarang
12. SDN 1 Karas, Kecamatan Sedan
13. SDN Jatisari, Kecamatan Sluke
14. SDN 2 Doropayung, Kecamatan Pancur
15. SDN 2 Sekarsari, Kecamatan Sumber
16. SDN Sukorejo, Kecamatan Sumber
17. SDN 1 Logede, Kecamatan Sumber
18. SDN Polbayem, Kecamatan Sumber
19. SDN Pragu, Kecamatan Sulang
20. SDN Kebonagung, Kecamatan Sulang
21. MIS Islamiyah, Kecamatan Sumber
22. MIS Al-Irsyad, Kecamatan Rembang
23. MIS Anwarul Mursyidin
24. SMPN 2 Bulu, Kecamatan Bulu
25. SMPN 2 Gunem, Kecamatan Gunem
26. SMPN 3 Kragan, Kecamatan Kragan
27. SMP Islam An-Nawawiyah Rembang
28. SMPIT Al-Kahfi
29. MTs Negeri 5 Rembang
30. MTs Miftahul Ulum Sumber
31. MTs Mualimin Mualimat Rembang
32. MTs Nahjatus Sholihin Kragan

Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi sekolah untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan. Program Adiwiyata juga diharapkan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi mampu membentuk kebiasaan menjaga lingkungan yang diterapkan oleh seluruh warga sekolah.

Melalui penguatan budaya peduli lingkungan sejak satuan pendidikan, Pemkab Rembang berharap semakin banyak sekolah yang mampu menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan kepada generasi muda. (Mif/rd/Kominfo)

Exit mobile version