Pemerintah Kabupaten Rembang

Perluas Layanan Kesehatan, Pemkab Rembang Kaji Lokasi RSUD di Wilayah Timur

 

Pemerintah Kabupaten Rembang tengah mengkaji dua opsi lokasi pembangunan RSUD Rembang Timur sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah timur kabupaten.

Bupati Rembang, Harno, menyampaikan bahwa proses penentuan lokasi masih dalam tahap kajian dan perhitungan teknis secara komprehensif, dengan mempertimbangkan efektivitas layanan serta efisiensi anggaran.

“Ini masih dalam proses kajian, terutama terkait lokasi yang paling memungkinkan dan efisien untuk jangka panjang,” ujarnya, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, terdapat dua opsi yang saat ini dipertimbangkan, yakni pembangunan rumah sakit di lahan baru atau peningkatan status Puskesmas Kragan II menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D.

Menurutnya, pembangunan di lahan baru dinilai memiliki fleksibilitas lebih dalam perencanaan, termasuk dalam penataan fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat dirancang sejak awal sesuai kebutuhan. Selain itu, aspek pengembangan jangka panjang juga menjadi pertimbangan penting.

Sementara itu, apabila peningkatan status Puskesmas Kragan II menjadi RSUD dipilih, pemerintah daerah perlu memperhitungkan sejumlah aspek, antara lain keterbatasan lahan, kebutuhan perluasan area, serta penyiapan fasilitas pengganti untuk layanan puskesmas.

“Setiap opsi memiliki kelebihan dan tantangan masing-masing, sehingga perlu dikaji secara matang agar keputusan yang diambil benar-benar optimal,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Rembang menegaskan bahwa keputusan pembangunan RSUD Rembang Timur akan dilakukan secara hati-hati dan terukur, dengan mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, serta pemerataan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. (re/rd/kominfo)

Exit mobile version