Pemerintah Kabupaten Rembang

Rembang Job Fair 2026 Sediakan Lebih dari 3.200 Lowongan Kerja, Libatkan 30 Perusahaan dan Lembaga

filter: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; captureOrientation: 0; hdrForward: 0; shaking: 0.028003; highlight: 1; motionR: 1; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask: 0; brp_del_th: 0.0000,0.0000; brp_del_sen: 0.0000,0.0000; delta:1; bokeh:1; ispap:1; papproctime: 2026:07:22 09:27:08; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 3145728;cct_value: 0;AI_Scene: (0, 0);aec_lux: 219.70692;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: weather:null, icon:null, weatherInfo:100;temperature: 44;zeissColor: bright;

Rembang Bursa kerja (Job Fair) 2026 yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Rembang menghadirkan sedikitnya 30 perusahaan, lembaga pelatihan kerja, perbankan, rumah sakit, hingga instansi pelayanan publik. Kegiatan yang digelar selama dua hari mulai 22-23 Juli ini menyediakan lebih dari 3.200 lowongan kerja bagi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan dan keahlian.

Sejumlah perusahaan manufaktur menjadi penyedia lowongan terbanyak dalam kegiatan tersebut. PT Pungkook Indonesia One membuka sekitar 1.084 kesempatan kerja, sementara PT Parkland World Indonesia Rembang dan PT Hengxuan International masing-masing menyediakan 500 lowongan operator produksi. Selain itu, PT Handal Sukses Karya membuka 200 lowongan dan PT Citra Wahana Nusantara unit kerja PT Dua Kelinci menyediakan 200 lowongan operator produksi.

Peluang kerja juga tersedia di sektor perhotelan, perdagangan, jasa keuangan, hingga pekerja migran. Hotel Aston Inn Rembang membuka sembilan posisi, Pollos Hotel dan Gallery Rembang menyediakan sembilan lowongan, sementara PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Indomarco Prismatama masing-masing menawarkan puluhan kesempatan kerja di bidang ritel.

Bagi masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri, sejumlah lembaga pelatihan kerja turut hadir dengan program pemagangan ke Jepang, di antaranya LPK Hikari Putra Mandiri dan LPK Genki Kenshu Senta. Selain itu, BP3MI Jawa Tengah membuka layanan konsultasi bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tidak hanya menyediakan akses rekrutmen, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pendukung seperti pembuatan kartu pencari kerja (AK-1), pemeriksaan kesehatan, pendampingan produk halal, hingga informasi berbagai program pelatihan kerja.

Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, terutama bagi keluarga yang memiliki anggota yang sedang mencari pekerjaan. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja yang tersedia saat ini cukup besar dan berasal dari berbagai perusahaan, baik yang berada di Kabupaten Rembang maupun luar daerah.

“Bagi masyarakat yang anaknya atau keluarganya membutuhkan pekerjaan, bisa langsung berkomunikasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Di sini ada lebih dari 3.000 kebutuhan tenaga kerja di berbagai perusahaan. Ada yang dari Rembang dan ada juga dari luar daerah,” ujar Harno usai membuka kegiatan Rembang Job Fair 2026 di Halaman Dinperinaker Rembang, Rabu (22/7).

Selain membuka akses lapangan pekerjaan, kegiatan tersebut juga diiringi dengan program pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar sesuai dengan kebutuhan industri.

“Di sini juga ada pelatihan untuk mendidik anak-anak kita agar memiliki keterampilan sehingga siap memasuki dunia kerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinperinaker Kabupaten Rembang, Fery Sumardi, mengungkapkan, tingginya jumlah lowongan menunjukkan masih besarnya kebutuhan tenaga kerja di sektor industri, jasa, perdagangan, maupun bidang lainnya. Karena itu, pihaknya terus menjalin sinergi dengan perusahaan untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan pencari kerja di Kabupaten Rembang.

“Terdapat kurang lebih 30 perusahaan yang membuka lowongan kerja sebanyak 3.200 calon tenaga kerja. Harapan kami selalu bersinergi dengan perusahaan-perusahaan dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang mereka perlukan,” pungkas Fery.

Untuk menambah daya tarik acara, penyelenggara juga melibatkan pelaku UMKM kuliner lokal yang menempati area khusus. Beragam produk makanan dan minuman ditawarkan, mulai dari aneka seafood, dimsum, mendoan, es teler, jajanan tradisional, hingga produk alumni Balai Latihan Kerja (BLK). (re/rd/kominfo)

Exit mobile version