Pemerintah Kabupaten Rembang

Skrining Anemia Remaja Putri di Rembang Capai 100 Persen, Aksi Bergizi Terus Diperkuat

Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Rembang dilakukan sejak usia remaja melalui penguatan pemeriksaan anemia dan konsumsi tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri. Berdasarkan evaluasi Dinas Kesehatan, cakupan skrining anemia remaja putri telah mencapai 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dr. Ali Syofii menyampaikan, intervensi kepada remaja putri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kesehatan calon ibu sekaligus mencegah permasalahan gizi pada generasi berikutnya.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program Aksi Bergizi di sekolah yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Rembang.

“Untuk remaja putri, indikator skrining anemia dan konsumsi tablet tambah darah sudah tercapai. Seluruh Puskesmas telah melaksanakan kegiatan tersebut,” ujarnya, Kamis (5/11).

Program tersebut mendorong remaja putri untuk melakukan pemeriksaan anemia serta membiasakan konsumsi tablet tambah darah secara rutin.

Selain itu, Dinas Kesehatan juga melaksanakan pelatihan konselor sebaya, penyuluhan kesehatan remaja, serta peningkatan kompetensi petugas Puskesmas dalam memberikan edukasi kepada remaja putri.

Pemeriksaan juga diperkuat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) anak sekolah yang menjangkau populasi remaja putri, termasuk pemeriksaan anemia sebagai salah satu indikator intervensi spesifik penurunan stunting.

Ali menyebutkan, kegiatan Aksi Bergizi juga diarahkan untuk membangun kebiasaan konsumsi tablet tambah darah secara rutin di kalangan remaja putri.

“Melalui Aksi Bergizi di sekolah, kita mengampanyekan pemeriksaan anemia dan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri,” jelasnya.

Ia mengapresiasi seluruh Puskesmas yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut hingga mencapai target.

Dengan demikian, pencegahan stunting tidak hanya dilakukan ketika seorang perempuan memasuki masa kehamilan, tetapi sudah dipersiapkan sejak usia remaja melalui pemenuhan kebutuhan gizi dan pemantauan kesehatan secara berkala. (re/rd/kominfo)

Exit mobile version