Berita
Rembang Symphoni Fest 2026 Jadi Ruang Ekspresi Seniman dan Penggerak Ekonomi Kreatif
- 2 Agustus 2026
- Posted by: rendy
- Category: Berita Pemerintah
Rembang Symphoni Fest 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku seni, komunitas kreatif, serta pelaku UMKM untuk menunjukkan potensi yang dimiliki. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tersebut menjadi salah satu agenda puncak Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, mengatakan penyelenggaraan Rembang Symphoni Fest merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang berkarya bagi para seniman lokal sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelaku seni musik, komunitas kreatif, UMKM, dan masyarakat untuk berkolaborasi menghadirkan hiburan bagi masyarakat,” jelas Isti.
Menurutnya, festival musik tersebut memiliki manfaat yang lebih luas dibanding sekadar menghadirkan hiburan. Kehadiran ribuan masyarakat di kawasan Alun-Alun Rembang turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang membuka lapak di sekitar lokasi acara.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi media promosi pariwisata Kabupaten Rembang. Dengan menghadirkan pertunjukan yang berkualitas, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat mengenal potensi wisata dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Rembang.
“Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Isti menambahkan, salah satu keunggulan Rembang Symphoni Fest adalah memberikan kesempatan kepada musisi lokal untuk tampil di panggung yang sama dengan musisi nasional.
Kesempatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi sekaligus memperluas pengalaman para pelaku seni daerah.
Pada penyelenggaraan tahun ini, penonton disuguhkan penampilan Warastra, Dea Devina, Sekar Dirgantara, hingga grup musik Pendhoza yang sukses menghibur ribuan masyarakat hingga penghujung acara.
Antusiasme masyarakat yang memadati Alun-Alun Rembang menunjukkan bahwa festival tersebut telah menjadi salah satu agenda hiburan yang dinantikan setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Rembang.
Ke depan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berharap Rembang Symphoni Fest dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat ekosistem seni dan budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata, meningkatkan kunjungan masyarakat, menggerakkan UMKM, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang. (re/rd/kominfo)