Berita
BPR BKK Lasem Salurkan Bantuan Ayam Petelur hingga Santunan Anak Yatim
- 10 Maret 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
BPR BKK Lasem menyalurkan berbagai bantuan sosial dan ekonomi produktif kepada masyarakat melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rembang. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp101.000.000. Bantuan tersebut terdiri dari program ketahanan pangan keluarga berupa paket ayam petelur kepada 20 penerima, masing-masing sebanyak 12 ekor dengan nilai Rp65.000.000.
Saat penyerahan bantuan di Kantor Pusat BPR BKK Lasem, Selasa (10/3/2026), Direktur Utama BPR BKK Lasem, Herry Setyo Nugroho mengatakan penerima bantuan usaha produktif merupakan para pelaku usaha binaan BUMD yang dipimpinnya. Pemilihan bantuan ayam petelur diharapkan dapat menjadi daya ungkit usaha bagi para penerima.
“Harapannya dari 12 ekor ayam ini bisa meningkat, dan selanjutnya bisa memperkuat ketananan pangan. Siapa tau ke depan bisa jadi pengusaha besar, yang berawal dari bantu kecil dari kami,” jelasnya.
Selain bantuan ayam petelur, terdapat pula bantuan usaha produktif berupa paket gerobak usaha kepada enam penerima dengan nilai Rp19.500.000. Kemudian santunan kepada 11 keluarga anak yatim/piatu sebesar Rp16.500.000.
Di samping itu, melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), BPR BKK Lasem juga menyalurkan santunan anak yatim sebesar Rp10.000.000 kepada Yayasan Anak Yatim Darul Aitam Wadluafa.
Herry berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara BAZNAS Kabupaten Rembang sebagai lembaga pengelola zakat dan BPR BKK Lasem sebagai mitra strategis dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dana yang dikelola oleh UPZ BPR BKK Lasem berasal dari zakat, infak, dan sedekah para pegawai. Hingga 31 Desember 2025, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.846.377.211.
Dari jumlah tersebut, dana yang telah disalurkan kepada masyarakat mencapai Rp854.604.000. Bantuan tersebut antara lain diberikan kepada anak yatim piatu, lanjut usia, bantuan modal usaha mikro kecil, paket gerobak usaha, bantuan usaha ayam petelur, serta bantuan bagi korban bencana alam.
Ketua BAZNAS Kabupaten Rembang, Mohammad Ali Anshory mengapresiasi BPR BKK Lasem atas berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan. Program bantuan yang bersifat pemberdayaan dinilai efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Hari ini PT. BPR BKK Lasem melalui UPZ (Unit Pengelola Zakat) nya menunaikan tugasnya , yaitu merupakan bagian dari tanggung jawab sosial. Semoga menjadi daya ungkit meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Salah satu penerima bantuan ayam petelur mengaku terbantu dengan program tersebut, mengingat usaha yang dijalaninya masih memiliki penghasilan yang tidak menentu.
“Saya jualan es keliling, bantuan ayam ini sangat membantu perekonomian kami ke depannya. InsyaAllah akan saya kembangkan, ” pungkasnya.
BPR BKK Lasem merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Rembang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang beroperasi sebagai Bank Perekonomian Rakyat. Keberadaan BUMD ini menjadi salah satu instrumen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan serta berbagai program pemberdayaan sosial dan ekonomi. (Mif/RD/Kominfo)