Berita
Bupati Harno Pastikan Penanganan Korban Kebakaran Balongmulyo Berjalan Optimal
- 13 Juni 2026
- Posted by: rendy
- Category: Berita Pemerintah
Bupati Rembang Harno meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan rumah milik Asmiah (65), warga Desa Balongmulyo, Kecamatan Kragan, Sabtu (13/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyalurkan bantuan darurat dari Pemerintah Kabupaten Rembang.
Dalam peninjauan itu, Bupati Harno didampingi jajaran dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rembang. Ia menyampaikan bahwa respons cepat pemerintah daerah dapat dilakukan berkat informasi yang diterima dari masyarakat dan rekan-rekan media.
“Kegiatan hari ini adalah meninjau lokasi kebakaran rumah Mbah Asmiah. Berkat bantuan informasi dari rekan-rekan media dan semuanya, di waktu saya yang kosong hari ini, saya langsung menindaklanjuti ke lokasi untuk melihat langsung,” ujar Harno.
Pemkab Rembang memastikan penanganan terhadap korban tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan hingga kondisi korban kembali pulih. Pada kesempatan tersebut, bantuan logistik berupa sembako, alas tidur, dan bantuan uang tunai diserahkan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari korban.
“Hari ini ada bantuan sembako, tempat tidur atau alas tidur, dan juga sedikit uang untuk belanja. Intinya kebutuhan pokok sudah kita siapkan,” katanya.
Selain bantuan darurat, Pemkab Rembang bersama Baznas juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pembangunan kembali rumah korban yang hangus terbakar. Menurut Harno, proses tersebut akan segera diupayakan agar korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
“Berikutnya nanti memikirkan untuk pembuatan rumahnya. Akan dibuatkan dari Baznas secepatnya,” tegasnya.
Memasuki musim kemarau, Bupati Harno mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia mengingatkan warga agar memastikan api di dapur benar-benar padam setelah digunakan serta memeriksa kondisi instalasi listrik secara berkala guna mencegah terjadinya korsleting.
“Untuk semua masyarakat harus selalu waspada. Memasuki musim kemarau sering terjadi kebakaran, maka harus waspada dan hati-hati. Terutama listrik, dan termasuk juga di dapur. Jangan lupa kalau meninggalkan dapur harus benar-benar dicek,” pesannya.
Sebagai informasi, kebakaran yang terjadi pada Jumat (12/6) sekitar pukul 13.00 WIB menghanguskan rumah kayu sederhana milik Asmiah hingga rata dengan tanah. Berdasarkan informasi BPBD Rembang, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh sisa api dapur yang belum sepenuhnya padam saat korban sedang tidak berada di dalam rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun seluruh bangunan rumah beserta sebagian besar harta benda milik korban tidak dapat diselamatkan. (re/rd/kominfo)