Berita
Pemkab Rembang Perkuat Budaya Inovasi, Innovation Award 2026 Jadi Pemicu Daya Saing Daerah
- 4 Agustus 2026
- Posted by: rendy
- Category: Berita Pemerintah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus memperkuat budaya inovasi sebagai salah satu strategi meningkatkan daya saing daerah dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada para pemenang Kompetisi Inovasi Daerah dan Kreativitas Inovasi Masyarakat (Krenova) Tahun 2026 dalam ajang Rembang Innovation Award 2026 yang digelar di Pendopo Museum Kartini, Selasa (4/8).
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perangkat daerah, instansi pelayanan publik, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat untuk terus melahirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Rembang.
Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, tema “Meningkatkan Daya Saing Daerah sebagai Modal Dasar Pembangunan Berkelanjutan” sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.
“Daerah yang mampu bersaing adalah daerah yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan terus melahirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.
Hanies menegaskan inovasi tidak selalu identik dengan teknologi canggih atau biaya besar. Inovasi dapat lahir dari penyederhanaan pelayanan, pemanfaatan teknologi tepat guna, perbaikan metode kerja, hingga gagasan sederhana yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Inovasi tidak selalu berarti sesuatu yang besar atau mahal. Inovasi bisa dimulai dari penyederhanaan pelayanan, pemanfaatan teknologi, cara kerja yang lebih efektif, maupun gagasan sederhana yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap semangat berinovasi tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Inovasi yang telah lahir perlu terus dikembangkan, diterapkan, disempurnakan, dan direplikasi agar manfaatnya semakin luas.
Menurut Hanies, Pemkab Rembang akan terus membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat agar inovasi benar-benar menjadi budaya dalam pembangunan daerah.
“Dengan kolaborasi tersebut, saya yakin daya saing daerah akan semakin meningkat dan pembangunan yang berkelanjutan dapat benar-benar kita wujudkan,” imbuhnya.
Kepada seluruh penerima penghargaan, Hanies mengucapkan selamat sekaligus mendorong mereka untuk terus menghasilkan karya-karya inovatif yang berdampak bagi masyarakat.
“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berkarya dan menghadirkan inovasi yang semakin bermanfaat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rembang, Afan Martadi, mengatakan Rembang Innovation Award dan Krenova merupakan wadah untuk mendorong lahirnya inovasi dari berbagai unsur, mulai perangkat daerah, pelajar, masyarakat hingga pelaku usaha.
“Tentu saja Krenova atau Rembang Innovation Award ini menjadi salah satu ajang prestasi bagi perangkat daerah, pelajar, masyarakat maupun pelaku usaha, baik BUMD maupun swasta, untuk melakukan inovasi yang diharapkan dapat memajukan pembangunan di Kabupaten Rembang bahkan sampai tingkat nasional,” ujarnya.
Menurut Afan, hasil inovasi yang lahir dari kompetisi tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas perlombaan, tetapi dapat direplikasi dan dimanfaatkan secara luas melalui kolaborasi lintas sektor.
“Tentu saja untuk itu bisa meningkatkan kolaborasi, pemanfaatannya, dan replikasinya bersama semua pihak, tidak hanya pemerintah tetapi juga swasta. Bahkan tidak menutup kemungkinan hasil inovasi ini menarik investor untuk mengembangkan inovasi-inovasi yang sudah dilakukan di Kabupaten Rembang,” katanya.
Melalui Rembang Innovation Award 2026, Pemkab Rembang berharap budaya inovasi semakin mengakar di seluruh sektor sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat daya saing daerah, serta mempercepat terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
Penerima Penghargaan Inovasi Daerah Tahun 2026
- Juara I: DPMPTSP – IZIN GAMPIL (Izin Gampang dan Terintegrasi Online)
- Juara II: Kelurahan Leteh – LETEH INSIGHT (Leteh Integrated Smart Governance and Insight Technology)
- Juara III: Dinperinaker – Pojok Nakerbisa
- Harapan I: Dindukcapil – LADIES SANTUN
- Harapan II: Puskesmas Sarang 2 – Manis Manja Vol. 2 dengan Kopdar
- Harapan III: Dinlutkan – SIPARI
Penerima Krenova Kategori Umum
- Juara I: Ainun Najib – Sistem Penyiraman Pintar (SPP) 2.0 Berbasis IoT
- Juara II: SMP Negeri 1 Pancur – Aksa Voca
- Juara III: BUMDesma Wijaya Kusuma – E-BUMDES
- Harapan I: PSDKU Undip Rembang – DIDOPREK
- Harapan II: Wahyu Dwi Aji – ELKPD Berbasis Gamifikasi Berbantuan Kahoot
- Harapan III: Achmad Ghufron – Nyaman Stage
Penerima Krenova Kategori Pelajar
- Juara I: SMA Negeri 2 Rembang – SMART-DOMASI
- Juara II: SMP Negeri 1 Lasem – REWAX-IoT
- Juara III: SMP Negeri 2 Rembang – BOTTASH Battery
- Harapan I: SMA Negeri 2 Rembang – BIOSAJI
- Harapan II: SMP Negeri 1 Pancur – SIKDIS
- Harapan III: SMP Negeri 1 Kragan – KARTINI. (re/rd/kominfo)