Berita
Selain Siapkan Anggaran Rp. Miliar, Pemkab Rembang Intensifkan Koordinasi Penanganan Jalan Pantura dengan Pemerintah Pusat
- 21 Januari 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Rembang memastikan upaya pemeliharaan dan penanganan jalan terus dilakukan sesuai kewenangan masing-masing. Di tengah tingginya intensitas hujan yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruas jalan, pemerintah daerah mengambil langkah cepat melalui koordinasi lintas instansi, khususnya terkait jalan nasional Pantura.
Untuk ruas jalan kabupaten, penanganan difokuskan pada perbaikan jalan berlubang melalui metode tambal sulam (patching) sebagai langkah sementara guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran rutin sekitar Rp10 miliar untuk kegiatan pemeliharaan jalan kabupaten. Anggaran tersebut digunakan untuk merespons laporan masyarakat terkait kerusakan jalan yang dinilai berpotensi membahayakan.
“Penanganan dilakukan segera dengan berbagai skema yang telah disiapkan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Rembang serta komitmen untuk mewujudkan kondisi jalan yang lebih baik,” ujar Fahrudin saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).
Ia menegaskan, apabila anggaran rutin belum mencukupi, pemerintah daerah akan menempuh solusi pendanaan lain. Salah satunya melalui pemanfaatan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk kondisi yang bersifat mendesak, khususnya dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan masyarakat.
“Jika situasinya urgent dan menyangkut keselamatan, dapat menggunakan dana BTT,” tambahnya.
Terkait jalan nasional, termasuk jalur Pantura yang melintasi wilayah Rembang, Fahrudin menegaskan bahwa penanganan menjadi kewenangan pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berperan aktif dengan melakukan koordinasi dan pelaporan kondisi di lapangan.
Menurutnya, ruas jalan Pantura, khususnya pada segmen Kaliori hingga Sarang, menjadi salah satu perhatian karena mengalami kerusakan akibat curah hujan tinggi dan tingginya volume kendaraan.
Pemerintah Kabupaten Rembang akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait penanganan kerusakan jalan nasional tersebut.
Bupati Rembang akan menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk segera menyampaikan laporan kondisi jalan agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Sebelum penanganan permanen dilakukan, langkah awal berupa patching akan dilaksanakan, termasuk menutup lubang-lubang jalan yang cukup dalam dan berbahaya,” jelasnya.
Terkait waktu pelaksanaan, Fahrudin menyebut faktor cuaca masih menjadi pertimbangan utama mengingat intensitas hujan yang relatif tinggi. Untuk sementara, penanganan dapat dilakukan dengan material sederhana guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Jika menggunakan anggaran rutin, penanganan bisa langsung dilakukan. Sementara untuk pekerjaan melalui mekanisme tender tentu membutuhkan tahapan pemilihan rekanan. Itu yang kami antisipasi melalui pemeliharaan rutin,” pungkasnya. (Mif/RD/Kominfo)