Berita
Tingkatkan Produktivitas Petani, Pemkab Rembang Perkuat Sarana Prasarana dan Alat Mesin Pertanian Sepanjang 2025
- 14 Januari 2026
- Posted by: rendy
- Category: Berita Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat dukungan sarana prasarana serta alat dan mesin pertanian (alsintan) sepanjang tahun 2025. Langkah ini dilakukan untuk mendorong peningkatan efisiensi, produktivitas, dan modernisasi sektor pertanian di tingkat petani.
Pada aspek sarana prasarana pertanian, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pendukung usaha tani menjadi fokus prioritas. Sepanjang 2025, pembangunan embung terealisasi sebanyak 2 paket, serta pembangunan irigasi perpompaan mencapai 9 paket melalui dukungan anggaran APBD dan APBN.
Pembangunan jaringan irigasi air tanah dangkal terealisasi 4 paket, sedangkan jaringan irigasi usaha tani meningkat menjadi 8 paket, naik dari 5 paket pada tahun sebelumnya. Penguatan infrastruktur juga terlihat pada pembangunan jalan usaha tani yang melonjak signifikan dari 39 paket pada 2024 menjadi 85 paket pada 2025.
“Semua stakeholder sangat mendukung, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Agus Iwan Haswanto, Rabu (14/1).
Selain infrastruktur, dukungan alat dan mesin pertanian juga ditingkatkan untuk mempercepat proses budidaya dan panen. Pada 2025, pengadaan handsprayer mencapai 461 unit, meningkat dari 359 unit pada tahun 2024. Pengadaan traktor roda dua juga naik menjadi 131 unit dari sebelumnya 101 unit.
Pengadaan alsintan lainnya meliputi 83 unit cultivator, 17 unit combine harvester, serta alsintan modern seperti rice transplanter, power thresher, traktor roda empat, dan traktor crawler yang mulai direalisasikan sepanjang 2025. Dukungan pompa air juga tetap disediakan untuk memperkuat kebutuhan pengairan lahan.
“Alsintan dari APBD kabupaten juga sangat banyak, ditambah dari provinsi dan pusat,” tambah Agus Iwan.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang menegaskan bahwa penguatan sarpras dan alsintan menjadi bagian penting dari strategi modernisasi pertanian daerah. Upaya ini diharapkan mampu menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi tenaga kerja, mempercepat proses budidaya dan panen, serta menjaga keberlanjutan sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat Rembang. (re/rd/kominfo)