Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan narasi berisi pernyataan Airlangga Hartanto yang menyebut bahwa saldo di rekening BRI dan BSI dari pemerintah tidak bisa diambil.
Faktanya, klaim pada narasi unggahan tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa setiap warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun bakal menerima rekening dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Program tersebut merupakan rencana Presiden Prabowo Subianto yang nantinya digunakan untuk mendukung penyaluran program pemerintah termasuk bantuan sosial (bansos). Masing-masing rekening akan memperoleh saldo awal sebesar Rp 50.000-Rp 80.000 yang bisa ditarik sepenuhnya. Jadi, unggahan dengan menyertakan foto Airlangga Hartarto sehingga seolah-olah pernyataan dari Menko Perekonomian dengan narasi “Saldo tidak boleh diambil Rekening dari Bank BSI dan BRI akan berlaku seumur hidup” adalah tidak benar atau hoaks.