Berita
Museum RA Kartini Rembang Ditutup Sementara untuk Fumigasi, Kunjungan Tetap Bisa Dilakukan Secara Virtual
- 13 Agustus 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
Museum RA Kartini Rembang ditutup sementara untuk kunjungan langsung mulai Kamis (13/8) hingga 17 Agustus 2026. Penutupan dilakukan karena museum sedang menjalani proses fumigasi sebagai bagian dari perawatan dan pelestarian koleksi serta bangunan museum.
Fumigasi dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan hama yang berpotensi menyebabkan kerusakan terhadap koleksi maupun bangunan museum. Selama proses berlangsung, masyarakat tidak diperbolehkan memasuki area museum demi menjaga keselamatan pengunjung maupun petugas.
“Ini merupakan perawatan rutin untuk pengelolaan koleksi maupun bangunan agar terhindar dari hama yang dapat mengakibatkan kerusakan pada koleksi museum,” ujarnya.
Penutupan sementara dilakukan agar proses fumigasi dapat berlangsung secara optimal. Selama proses tersebut, area museum harus dalam kondisi tertutup dan tidak dapat digunakan untuk aktivitas kunjungan.
Meski kunjungan langsung ditutup sementara, masyarakat tetap dapat mengenal Museum RA Kartini Rembang melalui layanan kunjungan virtual 360 derajat yang tersedia melalui laman museumkartinirembang.id.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melihat berbagai bagian museum sekaligus memperoleh informasi mengenai koleksi yang tersedia tanpa harus datang langsung ke lokasi.
“Kunjungan virtual 360 derajat itu lengkap dengan informasinya. Melalui layanan virtual ini, masyarakat tetap bisa mengenal museum sekaligus menumbuhkan rasa penasaran untuk berkunjung secara langsung,” imbuhnya.
Proses perawatan museum dilakukan secara bertahap, diawali dengan penanganan bagian bangunan yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya hama. Setelah itu dilakukan penyegelan untuk menciptakan kondisi ruang yang kedap udara sebelum proses fumigasi.
“Setelah pengeboran, dilakukan penyuntikan larutan antirayap. Selanjutnya tahap penyegelan, dengan menutup pintu, jendela dan bagian lainnya agar ruang menjadi kedap udara sebelum dilakukan fumigasi,” jelas petugas pelaksana fumigasi.
Proses tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan sehingga selama fumigasi berlangsung tidak diperbolehkan ada aktivitas manusia di dalam area museum.
Setelah seluruh tahapan fumigasi dan perawatan selesai, Museum RA Kartini Rembang direncanakan kembali dibuka untuk kunjungan langsung pada 18 Agustus 2026.
Perawatan secara berkala diharapkan dapat menjaga kondisi koleksi dan bangunan Museum RA Kartini Rembang sehingga tetap menjadi ruang edukasi dan pelestarian sejarah bagi masyarakat serta generasi mendatang. (mif/rd/kominfo)