Berita
Pemkab Rembang Fasilitasi Dialog Warga dan Pengelola SPPG, Dorong Penguatan Pengelolaan Lingkungan
- 14 Mei 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Rembang memfasilitasi audiensi antara warga Dusun Jambangan Desa Padaran dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (13/5/2026), sebagai upaya mencari solusi bersama terkait operasional layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap berjalan optimal dan memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar.
Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Bupati tersebut dipimpin Wakil Bupati Rembang H.M. Hanies Cholil Barro’ selaku Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan dihadiri perwakilan warga perumahan, pengelola SPPG, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menampung berbagai masukan warga terkait operasional tiga SPPG yang berada di Dusun Jambangan sekaligus mendorong penyelesaian melalui pendekatan dialog dan koordinasi.
Wabup Hanies menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan dikoordinasikan dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang memiliki kewenangan terhadap program MBG. Ia menjelaskan, dari sisi perizinan lokasi, pendirian SPPG telah memenuhi ketentuan yang berlaku.
Sedangkan terkait pengelolaan limbah, pihak pengelola diminta segera menindaklanjuti rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup agar pengelolaan limbah sesuai standar yang ditetapkan.
“Warga tadi sudah mendengar langsung, pihak dari mitra MBG juga hadir. Bagaimana sebaiknya limbah dikelola, rekomendasi juga sudah jelas,” ungkapnya.
Ketua RT setempat, Mamik Dwi Cahyo, menyampaikan warga berharap operasional SPPG tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar.
“Warga terganggu lalu lintas SPPG, di perumahan banyak balita juga. Selain itu limbahnya juga pak,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik ketiga SPPG, Purhadi, menyatakan komitmennya untuk segera membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar. Saat ini proses pembangunan IPAL sedang berjalan.
“Untuk pekerja yang rata-rata ibu-ibu, kami sebenarnya sudah sering mengingatkan agar tidak berisik, terkadang mungkin lali,” pungkasnya.
Pemkab Rembang berharap komunikasi antara warga dan pengelola dapat terus terjalin dengan baik sehingga operasional program MBG dapat berjalan lancar sekaligus tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
(mif/rd/kominfo)