Berita
Pemkab Rembang Kaji Pengadaan Transportasi Buruh, Bupati Harno Siap Fasilitasi Pengusaha dan Pekerja
- 13 Mei 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Rembang siap memperjuangkan usulan para buruh terkait penyediaan transportasi bagi pekerja. Hal itu disampaikan Bupati Rembang Harno saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di halaman Hotel Pollos, Selasa (12/5/2026).
Bupati Harno mengatakan, saat ini Pemkab Rembang tengah mengkaji pengadaan transportasi bagi karyawan pabrik guna mendukung keselamatan dan kenyamanan pekerja.
“Saya mengajak kepada pengusaha untuk duduk bersama memikirkan transportasi untuk karyawan,” ujar Harno.
Menurutnya, pemerintah daerah siap menjadi fasilitator antara pengusaha dan pekerja agar tercipta solusi terbaik. Ia berharap hubungan industrial di Kabupaten Rembang tetap harmonis dan saling menguntungkan.
“Harapannya ada titik temu yang baik, tercipta hubungan industrial yang harmonis dan simbiosis mutualisme. Perusahaan membutuhkan karyawan, begitu juga masyarakat membutuhkan pengusaha dan investor,” imbuhnya.
Harno menegaskan keberadaan investor memiliki peran penting dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Rembang. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah agar iklim investasi tetap terjaga.
Ia menyebutkan, saat ini Kabupaten Rembang masuk tiga besar daerah dengan tingkat pengangguran terendah di Jawa Tengah, di bawah Kabupaten Temanggung dan Wonogiri.
Sebelumnya, Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992 Kabupaten Rembang, Adrian Adiputra, mengusulkan adanya transportasi gratis berupa bus bagi buruh.
Menurut Adrian, fasilitas tersebut penting untuk menekan angka kecelakaan kerja, khususnya di jalur menuju kawasan industri.
“Agar angka kecelakaan menurun. Apalagi di perusahaan-perusahaan contohnya PWI. Dari lampu merah Clangapan banyak terjadi kecelakaan karena jalannya sudah mulus,” katanya.
Selain transportasi, SBSI juga mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja melalui pemberian upah yang layak. Pihaknya juga menyoroti perlunya kepastian perlindungan pekerja melalui penghapusan sistem outsourcing dan kontrak kerja yang dinilai belum memberikan kepastian bagi buruh.
Peringatan May Day tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”. Kegiatan ini merupakan wujud penguatan sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.
Rangkaian kegiatan May Day diisi dengan penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, sosialisasi program rumah subsidi, senam sehat, pasar murah, cek kesehatan gratis, hingga donor darah.
[13/5, 12.21 PM] Mifta: Lantik 76 CPNS Jadi PNS, Bupati Rembang: Jangan Suka Bolos. (Mif/rd/Kominfo)