Berita
Rembangan Fest Jadi Panggung Regenerasi Seniman dan Budayawan
- 14 September 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
Berbagai kesenian dan kebudayaan tampil dalam event Rembangan Fest 2026, yang digelar di kompleks Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi wahana hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang bagi para seniman muda untuk menunjukkan eksistensi dan kreativitasnya.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak sore hari dengan workshop dolanan anak yang dilanjutkan dengan kegiatan mural. Memasuki malam hari, masyarakat disuguhi pertunjukan karawitan bocah, barongan, hingga musik keroncong yang berkolaborasi dengan Falden dan Jolang.
Wakil Bupati Rembang HM Hanies Cholil Barro’ mengatakan, keberadaan panggung bagi para seniman dan budayawan menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang pada 2025 yang mencapai 5,7 persen tidak lepas dari kontribusi berbagai sektor, termasuk pariwisata. Mobilitas wisatawan juga menunjukkan tren positif dengan jumlah kunjungan yang mencapai sekitar 2,8 juta orang.
“Ini indikator yang tentu sangat positif bagi kita semua. Mobilitas pariwisata dan ekonomi yang berbasis pengalaman tentunya semakin penting dalam struktur ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan seni, budaya, dan pariwisata perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Salah satunya dengan menyediakan ruang bagi para pelaku seni dan budaya untuk berkarya sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, menuturkan, Rembangan Fest digelar untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya, mendukung promosi pariwisata Kabupaten Rembang, serta meningkatkan jejaring dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku seni budaya, dan komunitas ekonomi kreatif,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Rembangan Fest 2026 juga memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan anak-anak dalam pertunjukan seni. Sejumlah pengrawit yang tampil merupakan siswa sekolah dasar, bahkan ada yang masih duduk di kelas 1 dan kelas 3.
Menurut Isti, keterlibatan anak-anak tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang dalam mendorong regenerasi pelaku seni dan budaya.
“Yang tak kalah penting, tujuan dari Rembangan Fest ini untuk regenerasi kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Rembang. Karena yang paling efektif untuk meregenerasi ini melalui anak-anak sekolah, maka acara ini kami melibatkan sekolah dan madrasah,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap seni dan budaya lokal tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat serta mampu mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Rembang. (Mif/rd/Kominfo)