Berita
Rumah BUMN Bantu Plangisasi UMKM, Pemkab Rembang: Bantu Usaha Mikro Terus Naik Kelas
- 23 Juni 2026
- Posted by: Redaksi
- Category: Berita Pemerintah
Sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang menerima bantuan program plangisasi yang difasilitasi melalui Rumah BUMN Rembang. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas usaha sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz, mengapresiasi konsistensi Rumah BUMN Rembang dalam mendampingi pelaku UMKM. Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak hanya membantu pemasaran produk, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia para pelaku usaha.
Ia menilai program plangisasi menjadi salah satu bentuk inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pelaku UMKM, khususnya dalam memperkuat keberadaan dan identitas usaha di tengah persaingan yang semakin ketat.
“Program plangisasi ini tidak hanya menjadi penunjuk lokasi usaha, tetapi juga menjadi simbol bahwa UMKM Rembang terus bergerak untuk naik kelas. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM,” ujarnya.
Mahfudz menambahkan, keberadaan identitas usaha yang jelas dapat membantu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan pelaku UMKM.
Sementara itu, Koordinator Rumah BUMN Rembang, Achmad Ghufron Nurrosyid, menjelaskan program plangisasi hadir sebagai upaya membantu UMKM mengatasi kendala visibilitas usaha. Banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, namun lokasi usahanya belum mudah dikenali oleh masyarakat maupun calon pelanggan.
Menurutnya, program tersebut diawali dengan proses pendaftaran dan seleksi. Dari 40 UMKM yang mengajukan permohonan, sebanyak 30 UMKM dinyatakan lolos dan berhak menerima bantuan plang usaha.
“Melalui program ini, kami ingin memperkuat identitas usaha para UMKM binaan agar lebih mudah dikenali masyarakat. Keberadaan plang usaha diharapkan dapat meningkatkan visibilitas, memperluas akses pasar, dan mendukung pertumbuhan usaha,” kata Ghufron.
Ia menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, antara lain komitmen mengikuti program pembinaan, kesiapan rumah produksi, serta kelengkapan legalitas usaha.
Salah satu penerima bantuan, Bella Ayu Paramitha, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, plang usaha sangat membantu calon pelanggan dalam menemukan lokasi usaha, terutama bagi UMKM yang beroperasi dari rumah produksi.
“Teman-teman UMKM merasa sangat terbantu. Saat kondisi ekonomi seperti sekarang, bantuan ini sangat berarti karena diberikan secara gratis, lengkap dengan pemasangan dan pengantaran ke lokasi usaha,” ungkapnya.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak UMKM di Kabupaten Rembang yang memiliki identitas usaha yang kuat, mudah dikenali masyarakat, dan mampu meningkatkan daya saing sehingga dapat berkembang lebih baik di masa mendatang. (Mif/rd/Kominfo)