Berita
Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, RSUD Rembang Tambah Dokter Spesialis Ortopedi
- 17 September 2026
- Posted by: rendy
- Category: Berita Pemerintah
RSUD dr. R. Soetrasno Rembang menambah dokter spesialis ortopedi untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Tahun ini, rumah sakit tersebut menyiapkan tambahan satu dokter spesialis tulang.
Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, dr. Samsul Anwar mengatakan, salah satu dokter yang akan bergabung merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret (UNS). Saat ini, dokter spesialis ortopedi tersebut masih dalam proses melengkapi administrasi sebelum bergabung dengan RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.
Rumah sakit masih menunggu penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) dan Surat Tanda Registrasi (STR). Dokter tersebut dijadwalkan menyelesaikan pendidikan dan wisuda pada Oktober, sehingga diharapkan mulai bergabung dengan RSUD Rembang pada Desember 2026.
“ Kemarin sudah ke sini, tinggal nunggu SIP-nya, STR-nya belum keluar nanti. Jadi kalau beliau sudah wisuda Oktober, nanti Desember bisa bergabung dengan RSUD Rembang,” ujarnya, Kamis (17/9).
Sebelumnya, RSUD dr. R. Soetrasno hanya memiliki satu dokter spesialis ortopedi dari salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Rembang. Dengan penambahan tersebut, RSUD dr. R. Soetrasno Rembang akan memiliki tambahan dua dokter spesialis ortopedi untuk memperkuat pelayanan.
Samsul mengatakan, penambahan dokter spesialis ortopedi dibutuhkan untuk mengatasi tingginya antrean pasien. Saat ini, daftar tunggu pasien ortopedi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang mencapai sekitar 130 orang.
Ia pun meminta maaf kepada masyarakat apabila pelayanan ortopedi selama ini belum dapat berjalan secara maksimal.
“Makanya saya mohon maaf pada masyarakat Rembang apabila ortopedi kami masih belum maksimal,” katanya.
Menurutnya, tingginya beban pelayanan terlihat dari jumlah tindakan operasi yang dilakukan dokter spesialis ortopedi. Dalam sehari, dokter dapat menangani sedikitnya delapan hingga 12 operasi.
“Ini otomatis sehari itu dokter ortopedi sehari operasi minimal 8 kali loh, 8 sampai 12 kali. Bayangkan sampai pulang habis magrib, sore. Boleh dicek itu. Makanya kita perlu nambah itu (dokter spesialis ortopedi),” jelasnya.
Samsul berharap penambahan tenaga dokter spesialis tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan sekaligus membantu mengurangi antrean pasien ortopedi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. (re/rd/kominfo)